Tampilkan postingan dengan label BOLA MANIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BOLA MANIA. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 September 2013

INDONESIA MENANG FINALTY LAWAN VIETNAM PADA AAF U19

Penentu kemenangan Indonesia melawan Vietnam di Piala AFF U19 ternyata cucu seorang Gubernur. Hal ini terungkap ketika Gubernur Maluku Utara menyatakan rasa bangganya kepada wartawan saat menanggapi kemenangan Indonesia di laga final itu sehingga Indonesia menjuarai Piala AFF U19 untuk pertama kalinya.

Tendangan penalti Ilham Udin Armaiyn sukses mengantarkannya sebagai penendang penentu kemenangan Indonesia yang mengakhiri ketegangan ribuan penonton di Stadion Gelora Delta Sidorarjo.

Gubernur Maluku Utara (Malut), Thaib Armaiyn, bangga karena cucunya Ilham Udin Armaiyn menjadi penentu kemenangan Timnas U19 Indonesia saat di babak final Piala AFF U19 menundukkan Vietnam melalui drama adu pinalti.

"Saya tentunya bangga atas keberhasilan Ilham Udin Armaiyn yang menjadi penentu kemenangan Timnas Indonesia U19 saat mencetak gol melalui drama adu pinalti," kata Thaib menjawab pers usai menyaksikan laga Indonesia melawan Vietnam di Ternate pada Ahad malam.

Ilham Udin Armaiyn berhasil mencetak gol penentu melalui adu pinalti dan mengantarkan Timnas Indonesia sebagai juara Piala AFF U19 yang dilangsungkan di Sidoarjo.

Gubernur mengatakan keberhasilan Ilham ini sebagai salah satu bukti bahwa Malut punya aset-aset atlet, terutama sepak bola. Selama ini Malut sudah menyumbang banyak pemain ke Timnas Indonesia.

"Selain cucu saya Ilham Udin Armaiyn, sudah banyak anak-anak asal Malut yang berkiprah baik itu di nasional maupun internasional," ujar Gubernur Malut tersebut.--REP23.9

Kamis, 25 April 2013

REAL MADRID DIPECUNDANGI DORTMUND DI LIGA CHAMPION 1- 4


Real Madrid kembali dipecundangi Dortmund. Kali ini dengan skor 1-4, di leg pertama semifinal Liga Champions di Signal Iduna Park, dini hari kemarin WIB.
Ini adalah kali kedua Dortmund memenangi laga melawan Madrid musim 2012/2013. Sebelumnya pada 25 Oktober, di fase grup D, Marco Reus dan kawan-kawan menang 2-1.
Gawang Los Merengues empat kali dibobol Robert Lewandowski menit kedelapan, 50, 55, 66. Sementara Real Madrid cuma sekali membalas lewat Ronaldo menit 43.
Meski timnya kalah, bagi Ronaldo, gol itu bermakna khusus. Itu adalah gol ke-50 yang diciptakannya dalam ajang Liga Champions.
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengakui, Dortmund memang layak untuk menang.
Pelatih asal Portugal ini juga menuturkan bahwa Madrid sering kehilangan bola dengan mudah. Imbasnya, Los Blancos pun kerap terancam oleh serangan balik Dortmund yang menjadi ciri khasnya.
“Mereka memenangi setiappertarungan individu. Mereka lebih agresif, mereka layak menang, saya pikir mereka adalah tim yang terbaik. Kami terlalu mudah kehilangan bola dan kami kesulitan meladeni serangan balik mereka,” tutur Mourinho.
Menurut, catatan statistik yang dilansir situs resmi UEFA, Madrid unggul dalam penguasaan bola. Tetapi, Dortmund punya attempts on target lebih banyak, yakni 8:6. Empat di antara delapan attempts on target itu berbuah gol. Dortmund tampil lebih efektif.
Meski jadi bintang kemenangan dengan empat golnya, Robert Lewandwoski menilai bahwa melangkah ke final jauh lebih penting. “Madrid tim hebat, tapi di depan kami, mereka tak bisa berbuat banyak,” ujar pemain asal Polandia itu.
Empat gol Lewa ke gawang Madrid menambah pundi golnya menjadi 10. hanya selisih dua gol dari Ronaldo.

Kalau ingin lolos ke final, Madrid setidaknya harus memetik kemenangan 3-0 atas Dortmund di leg II, Rabu (1/5) dinihari WIB mendatang.

Kemenangan Dortmund menyempurnakan keperkasaan klub klub Jerman, karena sebelumnya, Bayern Muenchen melumat Barcelona 4-0. Kemenangan besar ini membuka jalan terciptanya all-German final Liga Champions di Stadion Wembley, Inggris.

Apakah Jerman akan mengambil alih tahta sepakbola Eropa dari Spanyol? Kita tunggu hasil leg II minggu depan. [Harian Rakyat Merdeka]